Halaman

Rabu, 20 Februari 2019

Sinergitas TNI Dan Polri Dalam Rangka Pengamanan Ujian Tulis Calon Perangkat Desa Dukuh Kecamatan Bendo


Magetan -  Berdasarkan Peraturan Bupati (PERBUP) Nomor 90 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) pemerintah desa yang baru, Serta dalam rangka  pengisian Perangkat Desa lainnya yang kosong. Maka Kepala Desa Dukuh membentuk Panitia seleksi penjaringan calon Perangkat Desa lainnya guna menyeleksi calon-calon pendaftar untuk mengisi perangkat desa yang masih kosong ada 1 Jabatan yaitu Kasi Pemerintahan. Dimana tahapan-tahapan seleksi sudah dilaksanakan mulai dari sosialisasi, pendaftaran dan tes kompetensi komputer dan selanjutnya dilaksanakan penetapan bakal calon perangkat desa yang telah dinyatakan lulus dan hari ini melaksanakan Tes Tulis yang dilaksanakan di Balai Desa Dukuh Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan. (Kamis, 21/02/19)

Calon yang sudah ditetapkan dan berhak mengikuti tes tulis hari ini antara lain:
1. Sdr Muhammad Buchori, Magetan 20 Desember 1997 dengan alamat Desa Dukuh Rt 17 Rw 03.
2. Sdr Mujiono, Magetan 28 Januari 1983 daengan alamat Desa Dukuh Rt 09 Rw 02.
3. Sdr Dyan Eko Wahyu Royono, Magetan 24 April 1997 dengan alamat Desa Dukuh Rt 17 Rw 03.
4. Sdri Widya Tri Handayani. dengan alamat Desa Dukuh Rt 14 Rw 03.
5. Sdr Eko Wahyudi, Magetan 1 Januari 1997 dengan alamat Desa Dukuh Rt 05 Rw 01.
6. Sdri Eny Astuti Ms, Magetan 11 Februari 1988 dengan alamat Desa Dukuh Rt 02 Rw 01.
7. Sdr Aris Dwi Kristanto, Magetan 03 Agustus 1987 dengan alamat Desa Dukuh Rt 15 Rw 02.
8. Sdri Eni Mariyani, Magetan 01 Februari 1989 dengan alamat Desa Dukuh Rt 17 Rw 03.
9. Sdri Sri Suyatmi, Magetan 01 Juni 1988 dengan alamat Desa Dukuh Rt 09 Rw 02.
10. Sdri Endang Mindarwati, Magetan 26 Oktober 1983 dengan alamat Desa Parang Rt 18 Rw 03.
11. Sdri Amaru Nissa Nurjanah, Magatan 19 mei 1996 dengan alamat Desa Dukuh Rt 13 Rw 02.

Dengan rentannya kebocoran soal atau masalah-masalah lain yang bisa ditimbulkan dalam ujian ini maka anggota Koramil 0804-13/ Bendo bersinergi bersama anggota Polsek Bendo melaksanakan pengamanan mulai dari tadi malam dalam pengawasan terhadap petugas perumus soal ujian di ruang Balai Desa, yang sebelumnya sudah dicek dan disterilkan baik ruangan yang digunakan maupun petugas perumus soal yang akan masuk ke ruangan,  serta tidak diijinkan selain petugas perumus yang masuk sampai pagi hari, sampai para peserta calon ujian masuk ruang ujian yang sudah ditentukan dengan digeledah dulu, tidak boleh membawa barang apapun termasuk alat tulis karena alat tulis sudah disediakan oleh panitia.

Dalam pelaksanaan ujian tulis ini para peserta menjawab soal yang sudah disiapkan oleh panitia dan setelah waktu habis maka hasil pengerjaan masing-masing peserta langsung dikoreksi dan hasil nilai paling tinggi dari masing-masing lowongan jabatan maka mereka yang berhak untuk dilantik menduduki jabatan tersebut. Dari hasil yang sudah dikoreksi maka untuk jabatan Kasi Pemerintahan dimenangkan oleh Saudara Mujiono dengan nilai 74,67. Dalam pelaksanaan ujian berjalan aman dan lancar dari masing-masing peserta yang kalah sudah menerimanya sehingga untuk pemenang masing-masing jabatan menunggu tahapan berikutnya yaitu Pelantikan. (R-13)

Selasa, 12 Februari 2019

Musrenbang Kecamatan Bendo Dalam Rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Magetan Tahun 2020


Magetan - Setelah masing-masing Desa dan Kelurahan melaksanakan Musrenbang tingkat Desa/ Kelurahan dan memberikan output atau usulan-usulan tentang prioritas rencana pembangunan di desa yang tidak mampu dibiayai dari APBDes untuk diusulkan dalam musrenbang tingkat Kecamatan. Pada musrenbang kecamatan, usulan dari Desa/ Kelurahan diklasifikasikan dan didiskusikan sehingga akan didapatkan kegiatan prioritas pada tingkat kecamatan yang harus dilaksanakan serta kegiatan lain yang masih bisa ditangguhkan pelaksanaannya. Untuk itu hari ini dilaksanakan Musrenbang tingkat Kecamatan yang bertempat di Pendopo Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan. (Rabu, 13/02/19)

Dalam musrenbang tersebut dihadiri oleh Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto SH. MSi, Ketua Tim Musrenbang dari OPD Kabupaten Magetan Bpk Bambang Agus Winantio S.sos, Staf ahli Bupati Bpk Gatot Sapto, Kepala Bappeda Kabupaten Magetan Ir. Purnomo, Camat Bendo Drs. Kun Ihwan Hidayat Msi, Danramil 0804-13/ Bendo Kapten Inf Sarpan, Kapolsek Bendo diwakili oleh Iptu Wahyu SE, Kades Sekecamatan Bendo, Perwakilan BPD Sekecamatan Bendo, LPM Sekecamatan Bendo,  Perwakilan TP PKK, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Musrenbang Kecamatan merupakan forum musyawarah pembangunan tahunan para pemangku kepentingan (stake holders) di tingkat Kecamatan untuk menentukan prioritas dan memantapkan usulan kegiatan pembangunan masing-masing Desa/ Kelurahan di Kecamatan yang bersangkutan sekaligus menyepakati rencana kegiatan lintas Desa/ Kelurahan dan Kecamatan sebagai dasar penyusunan rencana kerja Kecamatan dan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Magetan tahun 2020.

Hasil Musrenbang Kecamatan merupakan bahan masukan paling penting bagi SKPD Kabupaten Magetan, dalam Forum SKPD untuk menyusun usulan kegiatan yang akan disampaikan dalam Musrenbang Kabupaten. Dengan daftar kebutuhan masyarakat yang telah direkapitulasi dalam Musrenbang Kecamatan, SKPD terkait dapat dengan mudah menentukan prioritas dan proporsionalitas antara kebutuhan masyarakat yang mendesak dengan kebutuhan prioritas SKPD sendiri.

Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto SH. MSi, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya Musrenbang adalah sebagai acuan perencanaan pembangunan dimana dengan perencanaan yg baik maka 60% program sudah terlaksana dengan baik. Musrenbang merupakan wujud pembangunan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam merencanakan rencana pembangunan dan harus ada kesepakatan serta dilaksanakan secara transparan dan terbuka. Pengelolaan dana dan anggaran saat ini harus dilaksanakan dengan baik sesuai perturan yang berlaku agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran. Pada tahun tahun 2018 serapan anggaran Kab Magetan hanya sebesar 80%, diharapkan di tahun 2019 dapat dimaksimalkan untuk kesejehteraan masyarakat Kabupaten Magetan. (R13)

Minggu, 27 Januari 2019

Guna Capai Swasembada Pangan Babinsa Desa Kledokan Rutin Berikan Pendampingan Petani Padi Wilayah Binaan


Magetan -  Untuk mewujudkan program pemerintah dalam swasembada pangan salah satunya hasil padi, Anggota Koramil 0804-13/ Bendo terutama para Babinsa berperan aktif dalam pendampingan kepada para petani mulai dari pengolahan lahan sampai dengan panen. Oleh karena itu Babinsa Koramil 0804-13/ Bendo tidak henti-hentinya untuk terjun langsung ke sawah-sawah para petani agar dapat mengetahui kondisi tanaman padi serta kendala-kendala yang dihadapi para petani pada musim tanam padi kali ini. (Senin, 28/01/19)

Pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan tidak dapat melakukannya sendiri, namun butuh bantuan berupa partisipasi aktif semua elemen dalam masyarakat. Begitu juga pelibatan TNI dalam pendampingan swasembada pangan ini. Para Babinsa melaksanakan pendampingan kepada para petani mulai dari pembibitan, pengolahan lahan, tanam, penyiangan, pemupukan dan penyemprotan hama serta ikut dalam pendampingan pada saat panen padi nantinya.

Dalam mewujudkan program pemerintah ini tidak sepenuhnya dapat berjalan dengan mudah karena harus menghadapi beberapa kendala yang bersifat klasik. Contohnya masih terjadi ketimpangan pusat produksi pertanian sangat besar. Hampir 40% dari luas persawahan yang ada diwilayah indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Untuk Pulau jawa sendiri lahan sawah sudah banyak berubah menjadi Bangunan Perumahan maupun Kawasan Industri.

Sebagai Babinsa Anggota Koramil 0804-13/ Bendo harus mempuyai cara untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya dengan mengajak peran aktif para petani dan ketua poktan untuk membuat pembibitan padi guna mempercepat musim tanam ini agar lahan persawahan tidak terlalu lama atau kosong. Dengan percepatan musim tanam diharapkan hasil panen akan maju. Serta mengajak para petani agar terus tanam agar dalam satu tahun bisa panen tiga kali sehingga target pemerintah dalam swasembada pangan akan segera terwujud. (R13)

Kamis, 24 Januari 2019

Musrenbangdes Tahun 2019 Dalam Rangka Penyusunan RKPDes Tahun 2020 Desa Pingkuk


Magetan -  Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Desa merupakan forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) desa untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) tahun anggaran yang direncanakan. Musrenbang Desa dilaksanakan setiap bulan Januari dengan mengacu pada RPJM desa. Setiap desa diamanatkan untuk menyusun dokumen rencana 5 tahunan yaitu RPJM Desa dan dokumen rencana tahunan yaitu RKPDes. Musrenbang diharapkan akan mampu membangun kesepahaman tentang kepentingan umum demi kemajuan desa dengan cara memotret potensi dan sumber-sumber pembangunan yang tidak tersedia dari dalam desa. Oleh karena itu hari ini Desa Pingkuk mengadakan Musrenbang Desa yang dilaksanakan di Balai Desa Pingkuk. (Kamis, 24/01/19)

Musyawarah Desa tersebut dihadiri oleh Forkopimca Bendo antara lain Camat Bendo Drs. Kun Ihwan Hidayat, MSi. Danramil 0804-13/ Bendo Kapten Inf Sarpan, Kapolsek Bendo AKP Endang Wahyuni, SH. Kepala Desa Ajis Santoso, SS. dan perangkatnya, Babinsa Pelda Budianto, Babinkamtibmas Bripka Eko Prasetyo. Ketua BPD dan Anggota, Ketua LPM dan Anggota, Ketua Rt/Rw dan tokoh masyarakat serta undangan 75 orang.

Drs. Kun Ihwan Hidayat, MSi. selaku Camat Bendo menyampaikan bahwa hari ini kita melaksanakan musrenbang, ini merupakan sebagai acuan penyusunan RKPDes tahun 2020 jadi apa-apa yg menjadi usulan-usulan yang bapak-bapak dan ibu-ibu sampaikan nanti kita musyawarahkan bersama sehingga muncul prioritas-prioritas yang sangat mendesak untuk pembangunan desa pingkuk untuk tahun 2020. Jadi perlu kerja sama yang baik antar lembaga yang ada di desa dengan pemerintah desa sehingga pembangunan desa dapat berjalan dengan baik sesuai dengan target yang ingin dicapai.

“Dalam kegiatan musrenbang ini merupakan wadah untuk menampung aspirasi dari masyarakat, lembaga desa dan pemerintah desa bagaimana agar usulan-usulan desa dapat terrealisasi dan dapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Maka harus benar-benar cari sektor atau sasaran yang benar-benar diperlukan oleh desa yang kiranya desa tidak mampu menggunakan APBDes maka kita usulkan untuk musrenbang tingkat kecamatan dan nantinya dibawah ke murenbang tingkat kabupaten dan sampai ke pemerintah pusat. Diharapkan dalam musrenbang ini akan memprioritas pembangunan yang benar-benar skala prioritas  yang diperlukan untuk kepentingan umum serta untuk kesejahteraan dan kemajuan Pembangunan Desa Pingkuk” Itulah sambutan yang disampaikan Kapten Inf Sarpan selaku Danramil 0804-13/ Bendo. (R13)

Jumat, 18 Januari 2019

Babinsa Koramil 0804-13/ Bendo Hadiri Pengajian Rutin Jumat Pon Desa Carikan Kecamatan Bendo


Magetan, Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dan untuk menumbuhkan keharmonisan serta kekompakan antar warga  masyarakat, khususnya muslimat NU Desa Carikan. Serta untuk menggali dan memperdalam pengetahuan tentang keagamaan maka Pengurus Ranting Muslimat NU Desa Carikan mengadakan pengajian rutin jumat pon yang bertempat di masjid Attaqwa Rt 07/03 Desa Carikan mulai pukul 15.00 wib sampai dengan 17.00 wib. (Jumat, 18/01/18)

Selasa, 15 Januari 2019

Cegah Penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) Anggota Koramil 0804-13/ Bendo Bersama Warga Bersihkan Lingkungan


Magetan - Anggota Koramil 0804-13/ Bendo bersama warga masyarakat dilingkungan Dusun Sanan Desa Pingkuk Kecamatan Bendo bergotong-royong membersihkan lingkungan baik selokan maupun dipinggir jalan umum guna mencegah penyebaran wabah Demam Berdarah Dengue yang di sebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegepty dan Aedes Albopictus, karena sekarang ini lagi musim hujan sehingga banyak sampah dan kotoran yang berserakan baik diselokan maupun di pinggir sepanjang jalan. (Rabu, 16/01/18)

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang semua orang dan semua umur dan umumnya anak-anak yang rentan. Risiko DBD pada pasien dewasa lebih rendah dibanding dengan anak-anak. Anak-anak dan bayi, khususnya perempuan, yang terserang DBD akan menderita infeksi yang serius serta menjadi lebih parah keadaannya. Berbeda dengan penyakit lain, anak-anak dengan keadaan kecukupan gizi justru berisiko menderita penyakit lebih berat dibanding dengan anak yang kurang gizi.

Upaya pencegahan tidak hanya dilakukan pemerintah tetapi juga melibatkan masyarakat. Hal ini dilakukan antara lain dengan penyemprotan (fogging) pembasmi nyamuk, mematikan jentik nyamuk, memberi bubuk Abate di kolam atau bak mandi, dan membentuk masyarakat peduli demam berdarah Dengue. Ini antara lain dengan mengaktifkan Kelompok Pemantau Jentik di setiap RT.

Musnahkan semua wadah yang dapat menampung nyamuk berkembang biak dan jentik berkembang, seperti ember, drum, kaleng, botol, vas bunga, ban bekas dan wadah-wadah lain yang bisa menampung air atau air hujan. Ini merupakan upayakan untuk memutus rantai daur hidup nyamuk dengan mengenali sifat nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini suka bersarang dan bertelur di air bersih. Jadi tempat atau wadah yang dapat menampung air ini harus dibersihkan atau dimusnahkan. Hal ini harus dilakukan secara terus menerus tanpa batas waktu. Waspadalah pada musim hujan dimana banyak air tergenang. Keringkanlah air yang menggenang dan timbun bagian ini agar tak bisa lagi menanmpung air.

Kegiatan seperti ini mendapat sambutan yang positip dari masyarakat sekitar, karena dengan kehadiran anggota TNI ditengah-tengah masyarakat yang ikut peduli tentang kebersihan merupakan tindakan yang sangat terpuji dan perlu dipertahankan. Inilah wujud kebersamaan antara anggota Koramil 0804-13/ Bendo sebagai Komando Teritorial dengan warga binaan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. (R13)