Halaman

Sabtu, 08 Desember 2018

Forkopimca Bendo Hadiri Pengajian Umum Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1440 H. Di Desa Belotan



Magetan,  Nabi Besar Muhammad SAW lahir pada 12 Rabiul awal Tahun Gajah, dimana Bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam selalu peringati sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW. Ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan oleh umat islam diseluruh Nusantara sebagai bentuk kecintaannya kepada Baginda Rossululloh Nabi Besar Muhammad SAW. Begitu juga tak mau ketinggalan warga masyarakat Desa Belotan ikut serta dalam  peringati maulid Nabi Muhammad SAW dengan menggelar Pengajian Umum dengan Penceramah KH. Drs. Mashudi dari Kediri. Pengajian umum tersebut bertempat di Masjid Mintaahurrosid Desa Belotan Kecamatan Bendo. (Jumat, 07/12/18)

Pengajian umum tersebut dihadiri oleh Forkopimca Bendo diantaranya Camat Bendo yang diwakili Kasi Trantib Drs. Suparno,  Danramil 0804-13/ Bendo yang diwakili Bati Komsos Pelda Budianto dan anggota, Kapolsek Bendo AKP Endang Wahyuni, SH. dan anggota. Ketua KUA Bendo Aiunurrofiq, SAg, Kepala Desa Belotan Drs. Sukadi, Ketua Takmir Masjid H. Sukatmanto, Para tokoh masyarakat dan tokoh agama Desa Belotan, Kelompok Jamaah yasinan serta warga masyarakat sekitar Kecamatan Bendo sekitar 1000 Jamaah.

KH. Drs. Mashudi dalam ceramahnya menyampaikan bahwa malam ini peringatan hari lahir Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Kanjeng Nabi itu lahir pada hari senin dan hari pasarannya legi, jadi jumlahnya pasaran 9 dan ini merupakan angka tertinggi. Jadi Nabi yang paling tinggi derajatnya adalah Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Bulan lahir dalam hitungan jawa yaitu bulan maulud dan tahun gajah. Kenapa dinamakan tahun gajah karena bertepatan dengan gajah yang banyak mati karena akan menyerang kabah namun dijatuhi api neraka oleh burung hababil, jadi gajah banyak yang mati dan pada saat itulah Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Pada saat itupula dinamakan jaman jahiliyah,

Seluruh Nabi dilahirkan di daerah timur tengah. Kenapa, karena daerah sanalah masyarakatkan jelek aklaknya sehingga dilahirkan Nabi disana untuk membenahi dan meluruskan kembali masyarakatkan kejalan yang benar. Ingat manusia kalau mau sholat maka akan di masukan ke surga namun apabila meninggalkannya maka akan masuk neraka. Jadi yang butuh sholat itu ya manusia itu sendiri, bukan Allah SWT. Manusia mau sholat atau tidak itu tidak mempengaruhi derajat Allah SWT namun itu semua adalah kebutuhan manusia itu sendiri pada saat nanti akhirat.

Bati Komsos Koramil 0804-13/ Bendo Pelda Budianto beserta anggota yang melaksanakan pengamanan sebelum dilaksanakan acara inti. Memanfaatkan waktu yang ada untuk silahturahmi dan komunikasi sosial dengan para jamaah yang hadir agar terbentuk ikatan batin yang kuat dengan warga binaannya. Walaupun anggota Koramil 0804-13/ Bendo sering dan slalu hadir disetiap kegiatan kewilayahan. Namun agar tetap  terjalin hubungan keakraban dengan seluruh masyarakat maka perlu adanya komunikasi yang intesif disetiap waktu yang ada, Dengan adanya komunukasi yang baik dengan warga maka diharapkan terwujud Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. (R13)

Musyawarah Desa Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2019 Desa Pingkuk


Magetan, Dalam rangka mewujudkan pengolahan dana desa yang transparan, akuntable, partisipatif, tertib dan disiplin sesuai dengan Permendagri no 113 tahun 2014 dan berdasarkan ketentuan undang-undang no 6 tahun 2014 tentang Desa beserta peraturan pelaksanaannya maka pemerintah desa wajib menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPdes) yang merupakan penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM desa)  sebagai satu-satunya dokumen perencanaan di desa. Untuk penyusunan RKPDes tahun 2019 Pemerintah Desa Pingkuk melaksanakan musyawarah desa mulai pukul 15.00-17.00 Wib bertempat di Balai Desa Pingkuk Kecamatan Bendo. (Jumat, 07/12/18)

Musyawarah desa tersebut dihadiri oleh Forkonfimca Bendo sekaligus sebagai Narasumber diantaranya Camat Bendo Drs. Kun Ikhwan Hidayat, MSI, Danramil 0804-13/ Bendo Kapten Inf Sarpan, Kapolsek Bendo AKP Endang Wahyuni, SH, Kepala Desa Azis Santoso, SS. dan perangkat, Ketua BPD dan Anggota, Ketua LPM dan Anggota, Ketua Rt/Rw dan tokoh masyarakat Desa Pingkuk sekitar 100 orang.

Acara pokok yaitu musyawarah desa dalam rangka penyusunan RKPDes tahun 2019 dimana terdapat agenda yaitu pencermatan RPJM Desa, pembentukan team verifikasi dan team penyusun RKP Desa. Pemaparan pemerintah desa tentang Rencana prioritas program dibidang masing-masing diantaranya Bidang penyelenggaraan pemerintah desa, Bidang pembangunan, Bidang pembinaan masyarakat dan Bidang pemberdayaan masyarakat berdasarkan RPJMDesa. Setelah pembahasan materi telah dilaksanakan maka selanjutnya seluruh peserta musyawarah desa menyepakati beberapa hal yang prioritas untuk menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah desa dalam rangka penetapan RKPDes tahun 2019 dan akan dimasukan dalam praAPBDes maupun mudes penetapan APBDes tahun 2019.

Azis Santoso, SS. selaku Kepala Desa menyampaikan " kegiatan musyawarah desa ini merupakan kegiatan rutin yang sering dilaksanakan setiap tahun namun kegiatan ini sangat penting karena dengan musyawarah ini menjadi bahan masukan dalam penyusunan RKPDes untuk tahun yang akan datang. Nanti program-program indikatif dimasing-masing bidang akan disampaikan dan langsung saja nanti kalau ada usulan-usulan bisa disampaikan dan sekaligus nanti akan ditetapkan sebagai RKPDes Desa Pingkuk tahun 2019".

Danramil 0804-13/ Bendo Kapten Inf Sarpan dalam sambutannya menyampaikan bahwa hasil kesepakatan musyawarah perencanaan pembangunan Desa nantinya dituangkan dalam berita acara. Kepala Desa mengarahkan Tim penyusun RKP Desa melakukan perbaikan dokumen rancangan RKP Desa berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah perencanaan pembangunan Desa yang sekarang dilaksanakan. Rancangan RKP Desa menjadi lampiran rancangan peraturan Desa tentang RKP Desa. Kemudian nanti Kepala Desa menyusun rancangan peraturan Desa tentang RKP Desa yang akan dibahas dan disepakati bersama oleh kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa untuk ditetapkan menjadi peraturan Desa tentang RKP Desa. Masing-masing program sudah disepekati.

Untuk bidang pembangunan desa, semua kegiatan yang dibiayai oleh Dana Desa harus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan. Sedangkan untuk bidang pemberdayaan masyarakat desa, kegiatan ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas masyarakat desa dengan mendayagunakan potensi dan sumberdaya yang ada di desa sehingga desa dapat menghidupi dirinya secara mandiri. Dan disini juga ada program dibidang pemerintahan dan bidang pembinaan sehingga harapannya program-program yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan target yang ingin dicapai sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat Desa Pingkuk. Imbuh sambutan Kapten Inf Sarpan. (R13)

Selasa, 04 Desember 2018

Musyawarah Desa, Penetapan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Ta. 2018 Desa Lemahbang


Magetan,  Pemerintah Desa dalam pelaksanaannya penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) sangat terbuka terjadi perubahan yang dipengaruhi dari pendapatan desa maupun anggaran belanja, oleh karena itu sebelum 3 bulan akhir tahun anggaran perlu dilakukan evaluasi sehingga hasilnya akan menjadi dasar dalam penyusunan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBDes. Oleh karena itu Desa Lemahbang pada hari ini melaksanakan Musyawarah Desa dalam rangka penetapan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2018 bertempat di Aula Balai Desa Lemahbang Kecamatan Bendo. (Selasa, 04/12/18)

Musyawarah Desa tersebut dihadiri oleh Forkopimca Bendo diantaranya Camat Bendo diwakili Sekcam Drs. Hari Subagyo. Danramil 0804-13/ Bendo diwakili Bati Komsos Pelda Budianto, Kapolsek Bendo AKP Endang Wahyuni, SH. Kepala Desa Lemahbang Sri Wahyuni dan perangkat, Ketua BPD dan anggota, Ketua LPM dan anggota, Ketua Rw/ Rt dan tokoh masyarakat Desa Lemahbang.

Penyebab terjadinya perubahan APBDes adalah karena adanya keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran antar jenis belanja, Keadaan yang menyebabkan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan, Terjadi penambahan dan/atau pengurangan dalam pendapatan desa pada tahun berjalan, Terjadi peristiwa khusus, seperti bencana alam, krisis politik, krisis ekonomi, dan/atau kerusuhan sosial yang berkepanjangan dan Perubahan mendasar atas kebijakan Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Dalam sambutannya Kepala Desa Lemahbang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Forkopimca Bendo dan anggotanya, Ketua BPD dan tokoh masyarakat serta undangan semua yang telah menghadiri undangan kami. Setelah kita laksanakan evaluasi untuk APBDesa ada perubahan dan sekarang saya tetapkan sebagai APBDes perubahan tahun 2018 Desa Lemahbang. Sisa Anggaran supaya dapat digunakan dan  dipertanggungjawabkan sesuai dengan hasil musyawarah yang saya tetapkan hari ini.

Bati Komsos 0804-13/ Bendo Pelda Budianto menyampaikan bahwa rapat musyawarah desa telah dilaksanakan dan sudah menghasilkan kesepakatan serta sudah ditetapkan oleh Kepala Desa,  saya harapkan dengan sisa anggaran tersebut dapat dimanfaatkan betul-betul, untuk team pelaksana (teamlak) agar bertanggungjawab atas pelaksanaan proyek baik kwalitas pembangunan maupun waktu yang sudah ditentukan sehingga pembangunan dapat segera diselesaikan. Keuangan Desa dikelola berdasarkan asas-asas transparan, akuntabel, partisipatif, serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran. Untuk kemajuan dan kemakmuran warga masyarakat Desa Lemahbang. (R13)

Danramil 0804/13 Bendo Hadiri HUT PGRI Ke-73 Dan Hari Guru Nasional Tahun 2018


Magetan,  Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PGRI ke-73 dan Hari Guru Nasional tahun 2018, Keluarga Besar PGRI Cabang Bendo mengadakan peringatan yang dihadiri oleh Forkopimca Bendo beserta seluruh perwakilan guru sekecamatan Bendo, acara dimulai pukul 09.00 wib sampai dengan 12.00 wib bertempat di gedung PGRI Kecamatan Bendo. (Selasa, 04/12/18)

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PGRI Kabupaten Magetan Drs. Nursalim MPd. Forkonpimca Bendo diantara Camat Bendo Drs. Kun Ikhwan Hidayat, MSi. Danramil 0804/13 Bendo Kapten Inf Sarpan, Kapolsek Bendo AKP Endang Wahyuni, SH. Ketua PGRI Cabang Bendo Drs. H. Marji, Seluruh perwakilan guru sekecamatan bendo dari masing-masing sekolah sekitar undangan 100 orang.

Adapun susunan acara di mulai dengan menyayikan Lagu Indonesia Raya oleh seluruh undangan yang hadir dilanjutkan dengan doa untuk kelancaran kegiatan dan kedamaian Bangsa dan Negara. Selanjutnya menyanyikan mars PGRI dan hiburan tari Gambyong dari GTT Kecamatan Bendo yang diiringi karawitan Budi Laras dari perhimpunan Guru Kecamatan Bendo. Kemudian acara dilanjutkan sambutan-sambutan.

Drs. H. Marji selaku Ketua PGRI Cabang Bendo mengajak semua undangan untuk sejenak berdoa untuk pendahulu kita dan teman sejawat kita yang telah mendahului kita semoga amal dan ibadahnya diterima disisiNya. Kita patut bersyukur karena sekarang kita PGRI sudah memiliki Gedung yang dulunya ex Gedung UPTD. Sejarah Gedung ini dahulunya adalah urunan dari guru sampai semegah sekarang ini. Kantor ini sekarang milik kita untuk itu mari kita rawat dan pakai semaksimal mungkin. Alhamdulillah kita juga bisa turut meramaikan apel besar di Sumenep dan Bogor. Diucapkan terimakasih kepada Bapak ibu guru yang ikut memeriahkan HUT Guru pada hari ini. Kita patut mengapresiasi kepada GTT kita yang tetap semangat ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Walaupun GTT belum bisa menerima honor yang layak kami berharap untuk tidak kendor dalam mengajar karena saya berkeyakinan dengan diniati ibadah Allah SWT akan mengalirkan rejeki lewat jalan yang lain.

Sambutan dari Camat Bendo Drs. Kun Ikwan Hidayat, MSi. yang intinya mengucapkan terimakasih kepada seluruh guru yang telah mensukseskan kegiatan ini. Harapannya kami titip generasi penerus kami untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Diapresisiasi setinggi-tingginya kepada GTT yang tetap semangat mengajar walaupun dengan honor yang sangat minim. Meneruskan apa yang disampaikan Bapak Bupati Magetan bahwa guru merupakan pekerjaan yang sangat mulia dan manakala dikerjakan dengan Iklas  maka surga adalah balasan yang setimpal untuk bapak ibu sekalian. Tahun 2019 merupakan Tahun Politik maka dari pada itu seluruh ASN harus netral tidak memihak siapapun. Selamat hari Guru dan PGRI semoga amal ibadah semua Guru diterima Allah SWT.

Kepala PGRI Kabupaten Magetan Drs. H. Nursalim, MPd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa saya yakin guru yang ada di Bendo tidak ada yang meninggalkan jam mengajar. Saya berkeyakinan walaupun di seluruh sekolah kekurangan tenaga pendidikan akan tetapi kegiatan belajar mengajar tidak akan terhambat untuk kita mencerdaskan kehidupan bangsa. Sesuai dengan apa yang disampaikan Presiden RI pada waktu apel besar di Bogor kedepan akan ada kesejahteraan bagi honorer bukan hanya kepada yang sudah PNS. Kita patut berbangga kepada seluruh Guru yang ada di Indonesia karena solidaritas kita yang sangat tinggi ini tercermin dari apel besar yang dilaksanakan di Sumenep maupun Di Bogor. (R-13)

Minggu, 02 Desember 2018

Forkopimca Bendo Hadiri Musyawarah Desa Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Desa Bulugledeg



Magetan, Dalam rangka mewujudkan pengolahan dana desa yang transparan, akuntable, partisipatif, tertib dan disiplin sesuai dengan Permendagri no 113 tahun 2014 dan berdasarkan ketentuan undang-undang no 6 tahun 2014 tentang Desa beserta peraturan pelaksanaannya maka pemerintah desa wajib menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPdes) yang merupakan penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM desa)  sebagai satu-satunya dokumen perencanaan didesa. Dalam rangka penyusunan RKP Desa tahun 2019 Pemerintah Desa Bulugledeg melaksanakan musyawarah desa penyusunan RKPDes mulai pukul 13.00-15.00 Wib bertempat di Balai Desa Bulugledeg Kecamatan Bendo. (Sabtu, 01/12/18)

Musyawarah desa tersebut dihadiri oleh Forkonfimca Bendo sekaligus sebagai Narasumber diantaranya Camat Bendo Drs. Kun Ikhwan Hidayat, MSI, Danramil 0804-13/ Bendo Kapten Inf Sarpan, Kapolsek Bendo AKP Endang Wahyuni, SH, Kepala desa dan perangkat desa bulugledeg, Ketua BPD dan Anggota, Ketua LPM dan Anggota, Ketua Rt/Rw dan tokoh masyarakat Desa Bulugledeg sekitar 75 orang.

Adapun kegiatan musyawarah desa dimulai dengan pembukaan oleh protokol dan dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh undangan yang hadir.  selaku Kepala Desa menyampaikan " kegiatan musyawarah desa ini merupakan kegiatan rutin yang sering dilaksanakan setiap tahun namun kegiatan ini sangat penting karena dari hasil musyawarah ini menjadi bahan masukan dalam penyusunan RKPDes untuk tahun yang akan datang dan nanti program-program indikatif akan disampaikan oleh sekertaris desa dimasing-masing bidang dan langsung saja nanti kalau ada usulan-usulan bisa disampaikan".

Acara pokok yaitu musyawarah desa dalam rangka penyusunan RKPDes tahun 2019 dimana terdapat agenda yaitu pencermatan RPJM Desa, pembentukan team verifikasi dan team penyusun RKP Desa. Pemaparan pemerintah desa tentang Rencana prioritas program dibidang masing-masing diantaranya Bidang penyelenggaraan pemerintah desa, Bidang pembangunan, Bidang pembinaan masyarakat dan Bidang pemberdayaan masyarakat berdasarkan RPJMDesa. Setelah pembahasan materi telah dilaksanakan maka selanjutnya seluruh peserta musyawarah desa menyepakati beberapa hal yang prioritas untuk menjadi kesepakatan akhir dari musyawarah desa dalam rangka penyusunan RKPDes tahun 2019 dan akan dimasukan dalam praAPBDes maupun mudes penetapan APBDes yang akan datang. (R13)